JAMBI — Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Tugu Keris Siginjai, Kota Jambi, menyaksikan iring-iringan pawai yang menjadi pembuka rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55. Selain menjadi ajang syiar Islam, perhelatan malam itu turut menggerakkan aktivitas ekonomi warga di sekitar rute.
Peserta pawai terdiri dari kafilah MTQH kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, Paskibraka Kota Jambi, Drumband Garuda Putih, marching band sejumlah pesantren, pasukan santri berkuda, peserta didik SMP, Bahagia Bersholawat Kota Jambi, Karang Taruna, dan berbagai komunitas keagamaan.
Pasukan Berkuda hingga Maskot Bang Baha dan Ayuk Gia
Pasukan pemuda berkuda menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu warga di sepanjang rute. Iring-iringan mereka melengkapi formasi drumband dan marching band pesantren yang bergerak dari Gedung Olahraga dan Seni Kota Baru menuju Tugu Keris Siginjai.
Suasana bertambah semarak dengan kehadiran maskot MTQH ke-55, Bang Baha dan Ayuk Gia, yang turut menyapa masyarakat. Pawai disaksikan perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, forkopimda Kota Jambi, perwakilan pemerintah kabupaten/kota, Sekretaris Daerah Kota Jambi A Ridwan, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah Maulana, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Lystia, serta Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan.
Maulana: Berikan Penilaian yang Objektif
Wali Kota Jambi Maulana mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MTQH ke-55. Menurutnya, partisipasi warga menjadi modal penting untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
"Kita berikan motivasi yang tinggi agar generasi muda kita terus semangat belajar dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an," ujarnya.
Maulana juga meminta dewan hakim menjalankan tugas secara profesional. "Berikanlah penilaian yang objektif," pesannya.
Kota Jambi dipercaya sebagai tuan rumah MTQH ke-55. Pemerintah kota menyiapkan sejumlah tempat ibadah sebagai lokasi perlombaan yang memperlombakan 11 cabang lomba.
"Pemerintah Kota telah berjuang maksimal bersama masyarakat untuk mendukung terselenggaranya kegiatan ini di berbagai tempat ibadah di Kota Jambi, yang memperlombakan 11 cabang lomba," ungkap Maulana.
150 Tenant UMKM hingga Drama Kolosal di Pembukaan
Perhelatan ini juga berdampak pada pergerakan ekonomi Kota Jambi. Peserta dan pengunjung yang datang mendorong aktivitas pelaku usaha, khususnya UMKM dan sektor ekonomi kreatif.
"Dalam kesempatan ini ada lebih kurang 150 tenant UMKM dan ratusan UMKM lainnya, sehingga menggeliatkan aktivitas ekonomi di Kota Jambi," pungkas Maulana.
Wali Kota mengajak masyarakat menghadiri pembukaan MTQH ke-55 pada Minggu malam (1/11/2026). Acara tersebut akan dimeriahkan pertunjukan drama kolosal bernuansa religius.
"Besok adalah acara untuk masyarakat, bukan hanya untuk pemerintah. Air dan makanan telah kami siapkan, insyaallah cukup," serunya.
Pawai Ta'aruf menjadi momentum menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an sekaligus memuliakan para pecinta Al-Qur'an. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat diharapkan menjaga kelancaran seluruh rangkaian MTQH hingga selesai.