Pencarian

Investasi Kota Jambi Tembus Rp1,530 Triliun per Triwulan III 2026, Perdagangan dan Jasa Jadi Penyumbang Terbesar

Jumat, 30 Oktober 2026 • 10:46:01 WIB
Investasi Kota Jambi Tembus Rp1,530 Triliun per Triwulan III 2026, Perdagangan dan Jasa Jadi Penyumbang Terbesar
Kepala DPMPTSP Kota Jambi Abu Bakar menyampaikan realisasi investasi triwulan III 2026 mencapai sekitar Rp896,78 miliar.

JAMBI — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi Abu Bakar menyebut realisasi investasi pada triwulan III 2026 saja mencapai sekitar Rp896,78 miliar. Angka itu ditopang kegiatan usaha di sektor perdagangan dan jasa, perumahan, konsumsi, serta transportasi.

Menurut Abu Bakar, sektor yang menjadi penopang utama investasi bisa bergeser dari satu triwulan ke triwulan berikutnya. Pemantauan berkala diperlukan untuk melihat jenis usaha mana yang paling banyak menarik penanaman modal.

Sektor Perdagangan dan Jasa Paling Dominan

"Kalau jenis usahanya, kebanyakan di sektor perdagangan dan jasa, kemudian perumahan, sektor konsumsi, serta transportasi," ujar Abu Bakar.

Dominasi perdagangan dan jasa mencerminkan denyut usaha Kota Jambi yang bergerak di sektor jasa dan distribusi. Sektor perumahan menyusul sebagai penopang, sejalan dengan kebutuhan hunian warga di kawasan perkotaan.

Abu Bakar menegaskan pihaknya tidak mematok satu sektor sebagai primadona tetap. Perubahan pola investasi antar-triwulan menjadi alasan pemantauan dilakukan terus-menerus.

Modal Domestik Rp820 Miliar Kuasai Struktur Investasi

Dari sisi sumber modal, penanaman modal dalam negeri masih mendominasi dengan nilai sekitar Rp820 miliar. Investasi asing tercatat sekitar Rp76 miliar pada periode yang sama.

Besarnya porsi modal domestik menunjukkan kegiatan usaha lokal menjadi tulang punggung realisasi investasi Kota Jambi. Peran investor asing masih terbatas dibandingkan pelaku usaha dalam negeri.

Akumulasi investasi triwulan I hingga III 2026 yang mencapai Rp1,530 triliun melampaui target tahunan Rp1,509 triliun. Lonjakan 437 persen dibanding triwulan III tahun lalu menjadi sinyal pemulihan aktivitas penanaman modal di ibu kota Provinsi Jambi.

Evaluasi Realisasi Usaha di Lapangan

DPMPTSP Kota Jambi masih menelusuri kesesuaian antara rencana investasi yang tercatat dalam sistem perizinan OSS dan realisasi yang dihimpun lewat sistem data investasi. Penelusuran ini penting agar angka investasi tidak berhenti sebagai nilai penanaman modal di atas kertas.

Evaluasi terhadap kegiatan usaha di lapangan menjadi dasar menilai apakah investasi yang tercatat benar-benar berjalan. Data yang akurat memungkinkan pemerintah kota melihat perkembangan aktivitas ekonomi riil, bukan sekadar capaian angka.

Abu Bakar menyebut hasil penelusuran akan menjadi rujukan pemantauan investasi pada triwulan berikutnya. Pemkot Jambi belum membeberkan rincian jumlah proyek atau tenaga kerja yang terserap dari realisasi investasi tersebut.

Follow www.katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks