MERANGIN — Wajah lelah namun semringah terlihat jelas dari Bupati Merangin M. Syukur saat berada di antara saf jemaah Masjid Raya Al Istiqomah Pasar Bawah Bangko, Jumat (19/6/2026) pukul 04.30 WIB. Beberapa jam sebelumnya, ia masih berada di Hotel Aston Jambi untuk menyelesaikan agenda dinas.
Tanpa istirahat, orang nomor satu di Kabupaten Merangin itu memilih langsung bertolak pulang ke Bangko. Perjalanan darat sejauh lebih dari 200 kilometer ia tempuh semalam suntuk demi satu tujuan: memimpin program Subuh Keliling (Subling) keenam sekaligus bersilaturahmi dengan warga.
Semangat Bupati demi Bertemu Ustaz dari Jakarta
Rasa lelah seolah menguap begitu melihat antusiasme warga yang sudah memadati masjid sejak dini hari. Subling kali ini menghadirkan penceramah nasional, Ustaz A. Muhammad Fakhrurrazi Anshar, Direktur Markaz Hijrah Indonesia, yang juga menempuh perjalanan jauh dari Jakarta.
“Pengin sekali ketemu Ustaz. Malam tadi dari Jambi saya kejar, harus langsung balik ke Bangko. Apalagi ustaz juga jauh dari Jakarta,” ujar Bupati M. Syukur saat memberikan sambutan di hadapan jemaah.
Pesan Ustaz Fakhrurrazi: Manfaatkan Waktu Mustajab untuk Membangun Daerah
Dalam ceramah bertajuk “Menata Hati, Memperdalam Iman, dan Menjemput Rezeki”, Ustaz Fakhrurrazi menyampaikan pesan khusus bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Merangin. Wakil Bupati A. Khafidh dan Sekda Zulhifni turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Di hari Jumat, ada satu waktu mustajab setelah salat Asar hingga menjelang Magrib. Manfaatkan itu untuk berdoa. Pak Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda pasti punya hajat yang baik untuk kemajuan Kabupaten Merangin,” pesan Ustaz Fakhrurrazi.
Beliau juga mengajak seluruh jemaah untuk konsisten membaca Surat Al-Kahfi setiap hari Jumat sebagai amalan menjemput keberkahan hidup.
Subling Jadi Ajang Sinergi Ulama dan Umara di Merangin
Program Subuh Keliling yang digagas Pemkab Merangin ini tidak sekadar rutinitas keagamaan. Lewat kegiatan ini, pemerintah daerah ingin memperkuat sinergi antara ulama, umara (pemimpin), dan masyarakat.
Harapannya, pelayanan publik yang lebih baik dan wajah daerah yang lebih religius bisa terus diwujudkan. Bagi Bupati M. Syukur, perjalanan enam jam dari Jambi ke Bangko adalah harga yang murah untuk bisa hadir di tengah warganya saat Subuh.