KOTA JAMBI — Pemerintah Kota Jambi memastikan ketersediaan kursi bagi lulusan SD yang akan melanjutkan ke SMP tidak menjadi masalah. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Sugiyono menyebut daya tampung sekolah negeri dan swasta mencapai lebih dari 10 ribu kursi, sementara jumlah lulusan SD hanya sekitar 9.120 siswa.
Pelaksanaan SPMB untuk seluruh jenjang pendidikan di Kota Jambi akan berlangsung pada 22 hingga 27 Juni 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 3 Juli 2026.
Bagi peserta didik yang dinyatakan diterima, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan digelar pada 9 hingga 14 Juli. Kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru dimulai setelah masa pengenalan selesai.
Tidak hanya jenjang SMP, daya tampung pada jenjang SD juga dinilai memadai untuk menampung lulusan taman kanak-kanak (TK) yang akan memasuki pendidikan dasar. "Daya tampung yang tersedia lebih besar dibandingkan jumlah lulusan SD sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan kursi sekolah," kata Sugiyono di Jambi, Senin.
Pihak Disdik mengimbau orang tua dan calon peserta didik untuk mengikuti seluruh jalur dan tahapan SPMB sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini penting agar proses penerimaan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.
"Kami berharap pelaksanaan SPMB tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak usia sekolah di Kota Jambi," ujar Sugiyono.
Wali Kota Jambi Maulana menambahkan bahwa daya tampung sekolah tingkat SD dan SMP yang menjadi kewenangan pemerintah kota telah disesuaikan dengan jumlah lulusan. Pemerintah kota optimistis pelaksanaan SPMB 2026 dapat berlangsung sukses dan menjamin hak pendidikan bagi seluruh peserta didik.