MUARO JAMBI — Pertemuan yang berlangsung Rabu (20/5/2026) itu menjadi saluran bagi warga yang selama ini merasa suaranya belum sampai ke pemerintah. Ivan Wirata, politisi Golkar yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Provinsi, mendengarkan langsung keluhan yang mayoritas berkaitan dengan pelayanan dasar dan lingkungan hidup.
Salah satu keluhan paling menonjol datang dari Suprapto, seorang warga yang menyoroti kondisi jalan desa yang rusak dan nyaris tanpa lampu penerangan. Menurutnya, situasi ini bukan cuma menghambat aktivitas ekonomi warga, tapi juga menjadi ancaman keselamatan saat malam tiba.
“Jalan yang rusak dan minim penerangan sangat rawan kecelakaan. Belum lagi masalah air bersih karena pelayanan PDAM belum maksimal,” ujarnya dalam forum reses tersebut.
Ivan Wirata mengakui bahwa perbaikan jalan sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan pemerintah. Namun, ia menjelaskan bahwa realisasinya terhambat oleh kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan.
“Jalan ini memang sudah masuk perencanaan, tetapi saat ini ada efisiensi anggaran sehingga belum bisa terlaksana secepat yang diharapkan masyarakat,” jelas Ivan.
Isu lain yang mencuat adalah kekhawatiran pemuda setempat, Noven, terhadap keberadaan PT SAS yang lokasinya dinilai terlalu dekat dengan pemukiman warga. Ia meminta agar pemerintah provinsi maupun kabupaten tidak tinggal diam.
“Kami berharap pemerintah tegas terhadap keberadaan PT SAS karena posisinya sangat dekat dengan lingkungan masyarakat,” kata Noven.
Menanggapi hal ini, Ivan Wirata menegaskan komitmennya untuk selalu berpihak pada kepentingan warga. Ia berjanji akan memperjuangkan aspirasi tersebut di tingkat provinsi.
“Pada prinsipnya, saya akan berada bersama masyarakat dan membela kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Di tengah deretan keluhan berat, ada satu permintaan ringan namun penuh makna yang disampaikan oleh Desrinah. Ia mewakili kelompok ibu-ibu yasinan berharap ada bantuan alat hadroh dan jilbab untuk menyemarakkan kegiatan keagamaan di desa.
“Kami berharap ada perhatian untuk ibu-ibu yasinan, terutama bantuan alat hadroh dan jilbab agar kegiatan kami semakin semangat,” ujarnya.
Berbeda dengan persoalan infrastruktur, Ivan langsung memberikan jawaban positif untuk permintaan ini. “Untuk bantuan alat hadroh dan jilbab, insya Allah segera kita realisasikan,” ujar Ivan.
Sementara itu, untuk urusan lampu penerangan jalan yang masuk kewenangan kabupaten, Ivan menyatakan akan meneruskannya ke fraksi Golkar di DPRD Muaro Jambi. Ia menekankan bahwa partainya bekerja secara sinergis dari tingkat pusat hingga daerah.
“Golkar bekerja secara sinergi mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi hingga DPRD kabupaten/kota untuk menyelesaikan keluhan masyarakat. Soal lampu jalan ini akan kita teruskan agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.