JAMBI — Sutradara Paolo Natale mengembangkan film eksperimental "Our Raised Skin" ("Nuestra Piel Levantada") lewat program inkubator Madrid Film School (ECAM). Proyek ini masuk lima terpilih dalam edisi kesembilan La Incubadora dan kini berada di tahap pengembangan lanjutan. Natale mengangkat tema persepsi diri, tubuh pria, hingga gangguan makan yang diwariskan antar generasi.
Film ini diproduseri Manuela Gutiérrez Arrieta, Juan Carlos Ballesteros, Nabil Ejey, dan Mubox Studio. Gutiérrez Arrieta dan Natale sebelumnya menempuh studi bersama di ECAM. Pengembangan proyek ini mendapat dana dari Region of Murcia serta La 7, kanal televisi regional Murcia.
Tim produksi masih mencari sumber pendanaan lain di Spanyol dan Italia, negara asal Natale. Syuting direncanakan berlangsung setidaknya sebagian pada musim panas 2027.
Premis: Ketika Anak Laki-Laki Berubah Menjadi Pria Patriarkis
Natale menyebut filmnya sebagai dokumenter hibrida yang mencampur video-esai dengan pementasan teatrikal. Fokusnya bukan sekadar tubuh pria, melainkan juga rasa takut terhadap sentuhan pada tubuh itu sendiri.
"Film ini merenungkan dan mempertanyakan persepsi diri, bertanya pada titik mana dalam masa kanak-kanak kita berubah dari anak-anak menjadi pria patriarkis," kata Natale.
Meski bukan film autobiografis, Natale mengakui ia menarik pengalaman pribadi. Ia, ayahnya, dan kakeknya sama-sama mengalami gangguan makan kompulsif. Pola itu, menurut dia, diwariskan lewat cara para figur pria di keluarganya mengelola emosi.
Mengapa Gangguan Makan pada Pria Jarang Terbicara
Natale menyoroti bagaimana pria dengan gangguan makan sering merasa malu dan bersalah. Kondisi itu membuat