JAMBI — Model yang terdampak adalah perangkat berusia satu hingga dua tahun. iPhone 17, iPhone 17e, dan iPhone Air baru berumur satu tahun, sementara iPhone 16 sudah dua tahun di pasaran.
Rincian Harga Baru per Model
iPhone 16 versi 128GB yang pekan lalu masih dijual USD 699 kini dibanderol USD 799. iPhone 17e 256GB naik dari USD 599 menjadi USD 699.
Untuk iPhone 17 256GB, harga bergerak dari USD 799 ke USD 899. Adapun iPhone Air 256GB naik dari USD 999 menjadi USD 1.099, seperti dikutip dari The Verge, Kamis (10/9/2026).
Dua model Pro generasi sebelumnya tidak mengalami kenaikan harga karena sudah tidak dijual lagi. iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max telah ditarik dari toko online Apple untuk memberi ruang bagi iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max
iPhone 18 Pro dibanderol mulai USD 1.199, sedangkan iPhone 18 Pro Max mulai USD 1.299. Keduanya juga mengalami kenaikan USD 100 dibanding generasi sebelumnya.
Kenaikan Lebih Tajam di Pasar Internasional
Di India, kenaikan harga keempat model iPhone lawas tersebut dilaporkan mencapai 20,5%. Belum diketahui apakah harga iPhone 16, iPhone 17, iPhone 17e, dan iPhone Air di Indonesia juga akan naik.
Pemicu: Kelangkaan Chip Memori dan Storage
Sebelum acara peluncuran, spekulasi soal kenaikan harga lini iPhone 17 sudah muncul. Mantan CEO Apple Tim Cook sebelum lengser pernah menyatakan kenaikan harga iPhone tidak terhindarkan.
Pada akhir bulan Juni, Cook mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa Apple sudah tidak dapat menanggung kenaikan biaya chip memori dan storage. Pasokan kedua komponen itu langka dan harganya lebih mahal karena produsen memori lebih mengutamakan permintaan dari industri AI.
Sekitar sepekan setelah komentar tersebut, Apple menaikkan harga di seluruh lini iPad dan Mac. Mac Mini terbaru dengan chip M6 dan M5 Pro yang diluncurkan akhir Agustus juga mengalami kenaikan harga dibanding generasi sebelumnya.
Bagi konsumen Indonesia, sinyal kenaikan ini menjadi perhatian tersendiri. Harga resmi iPhone di pasar lokal biasanya mengikuti pergerakan harga global dengan jeda waktu, dan pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi memperbesar dampaknya.