Pencarian

Makan Bergizi Anak Rp10 Ribu: Kata Ahli soal Pangan Lokal

Kamis, 10 September 2026 • 13:20:01 WIB
Makan Bergizi Anak Rp10 Ribu: Kata Ahli soal Pangan Lokal
Pakar nutrisi SEAMEO RECFON menilai anggaran Rp10 ribu per porsi bukan satu-satunya penentu pemenuhan gizi anak.

JAMBI — Anggaran Rp10 ribu per porsi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ramai diperbincangkan. Sebagian pihak menilai nominal itu terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Pakar nutrisi dari Southeast Asian Ministers of Education Organization-Regional Centre for Food and Nutrition (SEAMEO RECFON) punya pandangan berbeda.

Rp10 Ribu Bukan Satu-satunya Penentu Gizi

Deputi Direktur Program SEAMEO RECFON, Dr dr Brian Sri Prahastuti, menegaskan pemenuhan gizi anak tidak semata-mata ditentukan besarnya anggaran. Pemanfaatan pangan lokal disebut jadi faktor penting dalam menyusun menu bergizi dengan biaya yang tersedia.

"Ini kayaknya cukup menantang juga ya, karena waktu menu dibikin kan belum ada tuh keluar angka sekian ribu begitu untuk menu MBG," kata Brian dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, harga per porsi bisa lebih murah karena pengolahan dilakukan dalam jumlah besar lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pangan Lokal Jadi Kunci Menu Bergizi

SEAMEO RECFON menyusun rekomendasi menu bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Kajian lembaga ini menekankan menu anak harus disesuaikan dengan menu lokal di setiap daerah, bukan diseragamkan dari pusat.

Contohnya untuk anak SD di regional Jawa 1, menu ideal bisa berupa nasi goreng komplet, nasi timbel oncom teri, atau nasi cobek udang bumbu Sunda. Menu-menu ini memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di daerah setempat.

Menu Boleh Disesuaikan, yang Penting Kandungan Gizinya Setara

Brian menegaskan menu rekomendasi tidak harus diterapkan persis. SPPG bisa mencari menu lain yang kandungan gizi dan komposisinya setara.

"Sebetulnya menu ini kan juga tidak menjadi paksaan juga bahwa harus seperti ini ya. Tetapi bisa jadi dicari ke apa namanya, penyetaraannya," tutur Brian.

Penyesuaian menu dengan kondisi daerah juga berkaitan dengan penerimaan anak terhadap makanan. Hidangan yang disajikan sebaiknya sesuai selera dan kebiasaan makan masyarakat setempat, supaya anak benar-benar mau makan dan gizinya terserap optimal.

Kenapa Ini Penting untuk Ibu di Rumah

Prinsip yang sama bisa Bunda terapkan di rumah. Tidak perlu bahan mahal untuk menyajikan makanan bergizi. Yang penting komposisi karbohidrat, protein, sayur, dan buah tetap lengkap, memakai bahan yang tersedia di pasar terdekat.

Kalau Bunda ingin menyusun menu bergizi dengan anggaran terbatas, mulailah dari bahan lokal yang sedang musim. Harga biasanya lebih murah dan kualitasnya segar.

Kapan Perlu Konsultasi ke Ahli Gizi

Jika anak menunjukkan tanda kurang gizi seperti berat badan tidak naik, mudah lemas, atau sulit fokus belajar, jangan ragu berkonsultasi ke dokter anak atau ahli gizi. Pemenuhan gizi anak tetap perlu dipantau secara berkala, terlepas dari program makanan yang diikuti.

Anggaran terbatas bukan penghalang untuk memberi anak makan bergizi. Dengan pangan lokal yang tepat dan komposisi yang seimbang, kebutuhan gizi anak tetap bisa terpenuhi.

Follow www.katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks