JAMBI — Rangkaian program inkubasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jambi resmi dimulai. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar Kick-Off BRIncubator 2026 sebagai penanda awal pembinaan bagi UMKM binaan Rumah BUMN BRI yang telah melewati proses kurasi.
Program ini dirancang bukan sekadar pelatihan seremonial. Setiap peserta mendapatkan pendampingan yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan bisnisnya. Pendampingan mencakup penguatan pola pikir kewirausahaan hingga strategi ekspansi pasar.
Bekal yang Diberikan ke Peserta BRIncubator 2026
Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan, penguatan kapasitas menjadi kunci agar UMKM mampu bertahan di pasar yang kompetitif. Materi pembinaan mencakup lima aspek utama:
- Pengembangan mindset kewirausahaan
- Strategi bisnis dan manajemen usaha
- Literasi keuangan
- Digitalisasi usaha
- Pembekalan peluang ekspor
“Untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi UMKM, diperlukan upaya penguatan kapasitas dan kapabilitas melalui pembinaan yang berkelanjutan,” kata Akhmad dalam keterangan resminya.
Kategori Usaha dan Target Akhir Program
BRIncubator 2026 memfokuskan pendampingan pada tiga sektor yang dinilai punya potensi besar menembus pasar global. Selain kategori Food & Beverage, program ini juga menjaring pelaku usaha di bidang Fashion & Beauty serta Home Decor & Craft.
Pendampingan intensif diberikan agar para peserta tidak hanya naik kelas di pasar domestik, tetapi juga siap memenuhi standar pembeli internasional. Dengan demikian, kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi nasional diharapkan semakin besar.
Harapan BRI untuk UMKM Binaan
Akhmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra, narasumber, pendamping, dan tim Rumah BUMN yang berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM di berbagai daerah, termasuk Jambi.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Program BRIncubator 2026. Besar harapan kami agar seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan ini dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, serta membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.