Pencarian

Samsung Larang Aplikasi Smart TV yang Bagikan Koneksi Internet ke Orang Asing

Selasa, 04 Agustus 2026 • 02:24:31 WIB
Samsung Larang Aplikasi Smart TV yang Bagikan Koneksi Internet ke Orang Asing
Samsung membatasi registrasi aplikasi Smart TV yang mengandung kode proxy residensial setelah temuan riset keamanan dari Mnemonic.

JAMBI — Riset keamanan dari perusahaan cybersecurity asal Norwegia, Mnemonic, mengungkap praktik berbahaya yang mengintai jutaan Smart TV Samsung. Sejumlah aplikasi yang tersedia di Galaxy Store, termasuk game Pac-Man yang pernah masuk daftar "Editor's Choice", ternyata mengandung kode yang mengubah televisi pengguna menjadi "pintu belakang" untuk lalu lintas internet orang asing.

Temuan ini memaksa Samsung bergerak cepat. Perusahaan menyatakan telah membatasi registrasi aplikasi baru yang memuat fungsi proxy, dan tengah menyiapkan kebijakan ketat untuk menghapus semua aplikasi yang mengandung komponen tersebut dari platformnya.

Apa Itu Proxy Residensial dan Mengapa Berbahaya?

Proxy residensial, atau yang sering disebut "resproxy", adalah jaringan yang memanfaatkan koneksi internet rumah biasa untuk meneruskan lalu lintas web pihak lain. Dalam konteks ini, aplikasi yang terpasang di Smart TV Anda bisa mengubah perangkat tersebut menjadi "exit node" — semacam jalur tol digital yang memungkinkan orang lain mengirim dan menerima data melalui koneksi rumah Anda.

Kode resproxy ini tidak hanya ditemukan di Smart TV. Aplikasi ponsel, bingkai foto digital, hingga Android streaming box juga rentan. Begitu aplikasi atau perangkat tersebut terhubung ke internet, orang luar bisa membayar untuk menggunakannya sebagai jalur lalu lintas.

Harrison Sand, konsultan keamanan ofensif di Mnemonic, menjelaskan bahwa banyak aplikasi ini hanyalah "cangkang kosong" — dibuat dari beberapa baris kode yang dirancang untuk memuat konten dari situs lain. "Yang direview belum tentu yang berjalan," tulis Sand dalam laporannya.

Game Pac-Man Jadi Pintu Masuk

Sand berhasil membongkar praktik ini dengan melakukan root pada perangkat lunak Smart TV Samsung. Ia menganalisis semua lalu lintas jaringan yang keluar-masuk televisi tersebut dan menemukan game Pac-Man yang mengandung kode resproxy dari Bright Data, perusahaan penyedia proxy network asal Israel.

Yang lebih mengkhawatirkan, kode tersebut baru aktif setelah pengguna menyetujui layar persetujuan (consent screen). Begitu disetujui, kode resproxy berjalan di latar belakang secara terus-menerus — bahkan setelah aplikasi ditutup — sampai pengguna menghapus aplikasi tersebut.

Bright Data sendiri mengklaim memiliki akses ke jutaan jaringan residensial di seluruh dunia. Perusahaan ini menjual akses ke dataset yang dikumpulkan dari jaringan Smart TV yang "direkrut" sebagai exit node, sering digunakan untuk mengunduh data publik dalam jumlah besar dari berbagai sumber sekaligus.

Mengapa Proxy Residensial Sulit Dideteksi?

Lalu lintas jaringan yang mengalir melalui perangkat Anda dalam skema resproxy umumnya terenkripsi, sehingga hampir mustahil untuk diurai dan diperiksa. Ini membuat aktivitas tersebut sulit dibedakan dari lalu lintas internet rumah biasa.

Meski tidak sepenuhnya ilegal — beberapa pihak menggunakannya untuk menghindari sensor internet — perusahaan keamanan mencatat bahwa resproxy semakin sering dikaitkan dengan aktivitas peretas dan mata-mata yang ingin menyembunyikan jejak digital mereka.

Langkah Samsung dan Dampaknya ke Pengguna

Kebijakan Samsung ini menyusul langkah serupa dari LG pada bulan lalu. LG memutuskan melarang aplikasi yang mengandung perangkat lunak resproxy setelah laporan menemukan sekitar 42% aplikasi di platform mereka terlibat dalam jaringan proxy.

Bagi pengguna Samsung Smart TV di Indonesia, langkah ini menjadi pengingat penting untuk selalu memeriksa izin aplikasi sebelum dipasang. Jika Anda memiliki aplikasi game atau utilitas yang mencurigakan dari Galaxy Store, sebaiknya segera hapus dan pantau penggunaan data internet di rumah.

Mnemonic sendiri merekomendasikan pengguna untuk meninjau ulang aplikasi yang terpasang di Smart TV mereka secara berkala, terutama aplikasi yang tidak jelas pengembangnya atau menampilkan permintaan izin yang tidak biasa saat pertama kali dijalankan.

Follow www.katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks