Polda Jambi Gelar FGD Pelayanan Pengaduan Masyarakat, Irwasum Polri Minta Masukan Warga Jadi Bahan Evaluasi

Penulis: Ramli Ahmad  •  Selasa, 03 November 2026 | 19:01:02 WIB
Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo memimpin FGD pelayanan pengaduan masyarakat di Polda Jambi.

JAMBI — Kepala Kepolisian Daerah Jambi Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., menyatakan forum diskusi itu menjadi bagian dari dukungan terhadap program Kapolri untuk memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat. Peningkatan pelayanan, menurut dia, harus diwujudkan lewat kecepatan, transparansi, dan integrasi standar pelayanan yang lebih baik.

Dalam penegakan hukum, Widodo menyebut keberhasilan tidak semata diukur dari jumlah perkara yang ditangani. Kualitas proses penanganan yang adil, profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi ukuran yang sama pentingnya.

Scientific Crime Investigation dan Pelacakan Aset Jadi Prioritas

Kapolda menjabarkan sejumlah pendekatan yang akan diperkuat jajarannya. Penerapan scientific crime investigation, penguatan pelacakan aset (asset tracking), serta pemanfaatan digital forensik disebut sebagai bagian penting dari penegakan hukum yang modern dan berintegritas.

Widodo juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap pengaduan masyarakat. Menurut dia, jajaran kepolisian harus memberikan kepastian hukum serta menjunjung tinggi profesionalisme tanpa diskriminasi maupun intervensi.

"Setiap pengaduan masyarakat merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, seluruh jajaran harus responsif dalam menerima dan menindaklanjuti setiap laporan, memberikan kepastian hukum, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa diskriminasi. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Kapolda.

Irwasum Polri: FGD Pertama untuk Program Pengawasan Kapolri

Irwasum Polri Komjen Pol Asep Edi Suheri membuka kegiatan tersebut melalui Zoom Meeting. Ia menyebut forum itu sebagai FGD pertama yang digelar dalam rangka mendukung program Kapolri di bidang pengawasan.

Tujuannya, memperoleh gambaran dan masukan nyata sebagai bahan evaluasi serta perbaikan pelayanan Polri ke depan. Peserta diminta memanfaatkan forum untuk bertukar pandangan, menyampaikan masukan, serta mengungkapkan kendala dan keluhan terkait pelayanan pengaduan masyarakat.

"Setiap pengaduan merupakan masukan yang sangat berharga bagi Polri untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan penanganan perkara. Melalui FGD ini, kita ingin mengetahui gambaran nyata yang terjadi di lapangan, sehingga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Irwasum Polri.

Hasil FGD Diminta Dikawal Langsung Kapolda Jambi

Asep Edi Suheri berharap hasil forum tidak berhenti sebagai bahan diskusi. Ia meminta Kapolda Jambi mengawal langsung berbagai masukan yang disampaikan agar ditindaklanjuti menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Peserta yang hadir langsung antara lain Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Subandi, S.I.K., M.H., dan para pejabat utama Polda Jambi. Unsur eksternal yang terlibat mencakup akademisi dari sejumlah universitas di Provinsi Jambi, Aspidum Kejati Jambi, Kakanwil Kemenkumham Provinsi Jambi, perwakilan Ombudsman, dan perwakilan Pendumas Provinsi Jambi.

Melalui kegiatan itu, Polda Jambi berharap terbangun kesamaan persepsi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Sasaran akhirnya adalah pelayanan pengaduan masyarakat yang lebih responsif, berintegritas, serta memberi kepastian hukum dan rasa keadilan.

Agenda berlanjut dengan sesi diskusi kelompok sebagai wadah menghimpun masukan dan rekomendasi. Hasilnya akan menjadi bahan peningkatan kualitas pelayanan serta pengawasan penegakan hukum pidana di lingkungan Polda Jambi.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: infojambi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top