JAMBI — Sopiah Solihat menetapkan target membela timnas putri Indonesia setelah resmi memperkuat Persija Women Jakarta pada musim 2026/2027. Pemain sayap itu menilai konsistensi bersama Persija menjadi jalan untuk menunjukkan kapasitasnya ke tim pelatih nasional.
Persija Women Jakarta menambah kekuatan di sektor sayap dengan kehadiran Sopiah Solihat untuk mengarungi IWL 2026/2027. Sebelum menapaki sepak bola lapangan besar, Sopiah lebih dulu menempuh jalur futsal dan sempat memperkuat Pertiwi.
Perpindahan ke lapangan luas bukan perkara mudah. Sopiah mengakui ruang permainan yang jauh lebih besar menuntut penyesuaian, terutama dalam membaca posisi dan menjaga ritme lari.
Kecepatan menjadi senjata utama Sopiah di sektor sayap. Karakter permainan futsal yang menuntut mobilitas tinggi membuatnya terbiasa bergerak cepat, meski harus beradaptasi dengan luas lapangan yang berbeda.
"Ini jadi pengalaman saya bermain di liga. Sebelumnya saya main di futsal dan sempat bermain di Pertiwi. Pastinya beda dengan futsal, terutama ruangan area bermainnya lebih besar. Tapi, saya memang mengandalkan kecepatan di bola ini," ungkap Sopiah, dikutip dari laman resmi iLeague.
Jalan menuju Persija tak selalu mulus. Pada 2019, Sopiah sempat mengikuti seleksi Persikabo dan belum berhasil lolos. Kini kesempatan itu terbuka lebar bersamai klub ibu kota.
"Tapi, alhamdulillah sekarang saya bisa lolos di Persija," ucapnya.
Persija Women menelan kekalahan 0-1 dari Persikad Depok Women dalam lanjutan IWL 2026/2027 di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (25-10-2026). Gol Grace Catherine Paradis pada menit ke-89 menjadi pembeda pertandingan.
Kekalahan itu membuat Sopiah kecewa karena timnya kembali gagal mengumpulkan poin. Ia menyoroti komunikasi antarpemain, terutama menjelang akhir laga, sebagai penyebab kebobolan.
"Saya sedikit kecewa karena kami kembali gagal membawa poin. Mungkin kendalanya di komunikasi, terutama tadi di akhir sempat ada insiden jatuh sehingga membuat kami kebobolan," ujar Sopiah.
Bagi Persija Women, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting di tengah persaingan IWL 2026/2027. Konsistensi di menit-menit akhir pertandingan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
Ambisi Sopiah tidak berhenti di level klub. Ia berharap penampilannya bersama Persija Women dipantau tim pelatih timnas putri Indonesia.
"Saya harap ke depannya bisa dipantau di timnas dan bermain di sana," ujarnya.
Menit bermain yang konsisten bersama Persija menjadi modal utama bagi Sopiah untuk menunjukkan kapasitasnya. Pengalaman di level liga dinilai masih bisa terus berkembang seiring bertambahnya jam terbang.
Target Sopiah kini bercabang dua: membantu Persija Women bangkit dari hasil buruk, sekaligus membuktikan dirinya layak dipertimbangkan untuk memperkuat Merah-Putih.