JAMBI — Yadea Indonesia menambah lini produk kendaraan listriknya lewat Ova Mini. Skuter ini melengkapi keluarga Ova yang sudah lebih dulu hadir di pasar lokal, tapi dengan dimensi lebih ringkas dan harga lebih terjangkau. Peluncuran ini menandai langkah Yadea memperluas jangkauan ke segmen pemula.
Ova Mini membawa DNA desain dan teknologi dari Ova versi reguler, namun dikemas dalam bodi yang lebih compact. Kalau Ova sebelumnya dikenal lewat karakter retro-modern dan fitur pintar AiGO, versi Mini mengambil pendekatan berbeda: lebih ringan, lebih mudah dikendalikan, dan cocok untuk mobilitas harian jarak pendek.
Andy Luo, VP & GM Sales and Marketing Yadea Indonesia, menyebut model ini ditujukan untuk konsumen yang baru memulai pengalaman berkendara listrik.
"Ova Mini kami hadirkan untuk memberikan pilihan baru bagi konsumen muda yang ingin memulai pengalaman menggunakan kendaraan listrik. Kami mempertahankan DNA Ova melalui desain dan teknologi pintar, namun mengemasnya dalam karakter yang lebih compact, nimble, dan nyaman untuk penggunaan sehari-hari," ujar Andy Luo.
Jantung penggerak Ova Mini mengandalkan baterai Sealed Lead Acid (SLA) berkapasitas 48V21Ah. Yadea mengklaim skuter ini mampu menempuh jarak hingga 50 km dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut masuk akal untuk pemakaian dalam kota, meski tentu bergantung pada bobot pengendara, medan, dan gaya berkendara.
Pilihan baterai SLA alih-alih lithium jadi salah satu cara Yadea menekan harga jual. Konsekuensinya, bobot baterai biasanya lebih berat dan usia pakai lebih pendek dibanding lithium. Ini trade-off yang wajar di kelas harga Rp 6 jutaan.
Meski dibanderol murah, Ova Mini tidak kosong fitur. Skuter ini sudah dilengkapi koneksi Bluetooth yang bisa dipasangkan dengan Yadea App. Lewat aplikasi tersebut, pengguna bisa mengakses berbagai fungsi kendaraan. Ada pula fitur Smart Unlock yang memudahkan proses membuka dan mengoperasikan skuter tanpa kunci konvensional.
Soal keamanan, Yadea menyematkan Traction Control System (TCS) yang membantu menjaga traksi roda agar tidak mudah selip. Fitur ini biasanya ditemukan di skuter listrik kelas lebih tinggi. Ova Mini juga dibekali Hill Descent Control (HDC) untuk membantu mengendalikan kendaraan saat menuruni jalan, plus Cruise Control untuk menjaga kecepatan stabil di rute panjang.
Kenyamanan berkendara ditopang hydraulic front suspension. Suspensi hidrolik di sektor depan ini meredam guncangan jalan bergelombang yang umum di perkotaan Indonesia. Untuk kepraktisan, tersedia front hook yang bisa dipakai menggantung tas atau barang belanjaan.
Jok dirancang ergonomis, dan ada kompartemen penyimpanan untuk menaruh barang bawaan kecil. Kombinasi ini membuat Ova Mini lebih fungsional untuk aktivitas harian seperti ke kampus, pasar, atau kantor jarak dekat.
Yadea membanderol Ova Mini dengan harga Rp 6.900.000. Skuter listrik ini tersedia dalam empat pilihan warna:
Dengan harga di bawah Rp 7 juta, Ova Mini bersaing langsung di segmen skuter listrik entry-level yang semakin ramai di Indonesia. Pilihan warna yang cenderung cerah dan playful menegaskan target pasar model ini: konsumen muda yang mengutamakan gaya sekaligus nilai ekonomis.
Yadea belum merinci ketersediaan unit di dealer seluruh Indonesia atau periode promo khusus untuk peluncuran ini.