7 Artis Ikut Tren Edit Foto Era 80an via ChatGPT, Wulan Guritno Bak Ratu Rock

Penulis: Ramli Ahmad  •  Jumat, 11 September 2026 | 20:48:31 WIB
Wulan Guritno membagikan hasil edit foto bergaya era 80-an berbantuan ChatGPT.

JAMBI — Wulan Guritno termasuk deretan artis yang ikut meramaikan tren edit foto era 80-an berbantuan ChatGPT. Hasil editannya menampilkan gaya rambut volumenya khas dekade tersebut dengan sentuhan busana rock yang membuat penampilannya berbeda dari biasanya. Foto itu langsung menuai respons dari warganet yang menilai transformasinya berhasil.

Fenomena ini menyebar cepat setelah pengguna media sosial menemukan cara meminta ChatGPT mengubah potret mereka menjadi bergaya retro. Bukan cuma Wulan, sejumlah nama lain dari dunia hiburan Tanah Air turut mencoba hal serupa dan membagikannya ke akun masing-masing.

Mengapa Tren Edit Foto 80-an Cepat Menyebar

Kemudahan akses jadi faktor utama. Pengguna hanya perlu mengunggah foto lalu memberi instruksi teks ke ChatGPT untuk mengubahnya menjadi potret bergaya dekade 80-an. Tidak perlu aplikasi edit khusus atau perangkat mahal.

Hasilnya pun beragam, mulai dari gaya rambut ikonik, tata rias tebal, hingga nuansa warna foto yang menyerupai cetakan film jadul. Kombinasi nostalgia dan teknologi AI inilah yang membuatnya cepat menarik perhatian pengguna Indonesia.

Deretan Artis yang Ikut Tren

Selain Wulan Guritno, beberapa artis lain turut membagikan hasil edit foto mereka. Nama-nama ini berasal dari lintas generasi, dari aktris senior hingga figur yang aktif di dunia hiburan digital.

Wolipop mencatat setidaknya tujuh artis yang ikut memeriahkan tren ini. Sebagian mengunggah hasilnya ke Instagram, sebagian lain membagikannya lewat story yang kemudian diunggah ulang akun gosip hiburan.

Wulan Guritno dan Gaya Ratu Rock

Dari sekian banyak hasil edit, potret Wulan Guritno jadi salah satu yang paling banyak dibicarakan. Gaya rambutnya yang bervolume dengan tata rias tegas mengingatkan pada estetika musisi rock perempuan era 80-an.

Warganet menilai hasil tersebut cocok dengan karakter Wulan yang selama ini dikenal tampil percaya diri. Beberapa komentar menyebut penampilan itu seperti membawa kembali nuansa panggung musik dekade lampau.

Respons Warganet dan Dinamika di Media Sosial

Kolom komentar unggahan para artis dipenuhi reaksi beragam. Ada yang memuji hasil editan, ada pula yang membandingkan dengan gaya asli masing-masing artis. Sebagian warganet bahkan ikut mencoba tren serupa dan membagikan hasilnya di akun pribadi.

Perbincangan soal tren ini juga merambah ke platform lain seperti X dan TikTok. Pengguna saling bertukar tips soal prompt yang dipakai agar hasil editan terlihat natural dan tidak berlebihan.

Nostalgia Dekade 80-an di Ruang Digital

Estetika era 80-an memang punya daya tarik tersendiri. Rambut bervolume, warna neon, dan gaya busana berani jadi ciri khas yang mudah dikenali. Lewat bantuan AI, elemen-elemen itu bisa direplikasi tanpa perlu properti atau penata rias.

Bagi sebagian artis, tren ini jadi cara ringan menjaga interaksi dengan pengikut. Bagi warganet, ini hiburan murah yang bisa diikuti siapa saja dengan modal ponsel dan akun ChatGPT.

Popularitas tren edit foto berbantuan AI menandai pergeseran cara publik figur meramaikan media sosial. Setelah filter dan template, kini instruksi teks ke model bahasa jadi alat baru untuk menghasilkan konten visual yang cepat menyebar.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: wolipop.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top