Polda Jambi Gabungan dengan Pemkab Merangin Sterilkan Kawasan Geopark dari PETI, 3 Kompresor dan 2 Genset Diamankan

Penulis: Ramli Ahmad  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 13:30:31 WIB
Petugas gabungan Polda Jambi dan Pemkab Merangin mengamankan tiga kompresor serta dua genset dalam operasi sterilisasi kawasan Geopark Merangin dari aktivitas pertambangan ilegal.

MERANGIN — Operasi penertiban ini dipimpin langsung Bupati Merangin H. Muhammad Syukur dan melibatkan personel gabungan dari Polda Jambi, Polres Merangin, serta pengelola Geopark Merangin. Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia membenarkan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi untuk menyelamatkan kelestarian lingkungan di kawasan warisan dunia tersebut.

Bupati Merangin H. M. Syukur menegaskan komitmennya untuk memberantas seluruh aktivitas pertambangan liar di wilayah Geopark. "Kami berharap tidak ada lagi aktivitas pertambangan ilegal di wilayah kawasan UNESCO Global Geopark, seluruh kawasan harus steril, tidak ada lagi akses menuju lokasi pertambangan. Tujuan utama kegiatan ini adalah menyelamatkan kelestarian lingkungan dan menjaga kawasan Geopark," ujarnya dalam apel yang digelar Jumat.

Empat Rakit Penambang Ilegal Ditemukan di Muara Karing

Tim gabungan yang dipimpin Kabag Ops bersama AKP Syahril Haryono dari Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi melakukan penyisiran di sejumlah titik rawan. Di area Muara Karing, petugas menemukan empat buah rakit yang dilengkapi mesin sedot dan kompresor, namun para pekerja sudah tidak berada di lokasi.

Selain rakit, petugas mengamankan barang bukti berupa tiga mesin kompresor, dua mesin genset, enam karpet, empat selang berwarna biru, serta delapan buah tali panjang. Seluruh barang bukti tersebut kini telah dibawa ke Polres Merangin untuk proses hukum lebih lanjut.

Petugas Tidak Temukan Aktivitas Alat Berat

Dalam operasi yang melibatkan Satreskrim Polres Merangin AKP Epy Koto dan Polsek Sungai Manau IPTU Hari Prasetya ini, petugas tidak menemukan aktivitas penambangan menggunakan alat berat jenis ekskavator. Yang ditemukan hanya bekas aktivitas penambangan menggunakan rakit-rakit kecil yang beroperasi di bantaran sungai.

Pihak kepolisian menginstruksikan seluruh personel untuk mengutamakan keselamatan dan menjaga komunikasi selama penyisiran. Hal ini mengingat lokasi penambangan berada di daerah yang jauh dengan keterbatasan jaringan telekomunikasi.

Warga Diminta Tidak Dukung PETI

Selain melakukan penertiban, personel gabungan juga menyambangi warga sekitar untuk melakukan komunikasi sosial. Masyarakat diimbau agar tidak terlibat maupun mendukung kegiatan penambangan rakyat ilegal dalam bentuk apa pun.

Petugas menegaskan ancaman pidana bagi pelaku, penyedia peralatan, maupun pihak yang memfasilitasi PETI. Masyarakat juga diajak untuk menjaga kamtibmas dan mendukung langkah pemerintah serta kepolisian dalam upaya penertiban kawasan Geopark Merangin yang merupakan warisan geologi dunia.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top