JAMBI — Kabar ini disampaikan langsung oleh Joe Frans, Director Triumph Motorcycles Indonesia, di Jakarta, Kamis (11/6/2026). Menurutnya, kondisi kurs saat ini menjadi tantangan besar bagi importir kendaraan utuh (CBU) seperti Triumph.
Untuk menahan dampak fluktuasi nilai tukar, Triumph meluncurkan Scrambler 400 XC dengan harga spesial Rp 199 juta. Harga ini hanya berlaku untuk 30 unit pertama sebagai strategi menjaga daya saing di pasar.
"Nah sehingga harga ini kita berusaha untuk bisa me-maintain ya, walaupun sebenarnya ada target dari kita sendiri ingin me-maintain harga di bawah 200 juta," ujar Joe.
Setelah kuota 30 unit itu habis, kenaikan harga untuk gelombang berikutnya disebut tidak terelakkan. Pihak internal masih menghitung besaran nominal penyesuaian yang akan diterapkan.
Konsumen yang sudah memesan Speed 400 (Rp 160 juta) dan Scrambler 400X (Rp 180 juta) saat IIMS 2026 tidak perlu khawatir. Joe menegaskan komitmen Triumph untuk mengunci harga sesuai kesepakatan awal.
"Per hari ini sebenarnya untuk Speed dan Scrambler X kita itu sudah ada orderan yang cukup panjang dari konsumen. Kita juga harus mengikuti komitmen di mana pada saat harga deal di awal. Nah, jadi ini memang mau tidak mau belum ada kenaikan dulu sementara," jelas Joe.
Namun, situasi ini diprediksi tidak bertahan lama. "Tapi tidak menutup kemungkinan memang mungkin dalam satu dua bulan ke depan itu bisa terjadi kenaikan," tambahnya.
Kabar baiknya, penyesuaian harga belum menyentuh sektor purnajual. Komponen seperti suku cadang, aksesori, dan apparel masih menggunakan harga lama. Joe menjelaskan, barang-barang tersebut merupakan pasokan baru (fresh stock) yang skema harganya belum terdistorsi oleh penyesuaian berkala.
Dengan kondisi ini, konsumen yang berniat membeli motor Triumph disarankan segera memesan jika ingin menikmati harga sebelum kenaikan resmi diterapkan.