Blackout Sumatera Berawal dari Gangguan Transmisi di Jambi, YLKI Desak PLN Evaluasi Total Sistem Kelistrikan

Penulis: Syafruddin Amir  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:35:05 WIB
Gangguan transmisi 275 kV di Jambi memicu blackout besar di wilayah Sumatera.

JAMBI — Gangguan pada jaringan transmisi 275 kilovolt (kV) di ruas Muara Bungo–Sungai Rumbai, Jambi, menjadi titik awal blackout yang melumpuhkan pasokan listrik hingga ke Sumatera Utara dan Aceh. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.44 WIB itu, menurut Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dipicu faktor cuaca ekstrem yang mengganggu sistem transmisi utama.

Namun penjelasan tersebut belum meredakan keresahan masyarakat. Ketua YLKI Jambi, Ibun Kholdun, menilai kejadian ini bukan insiden pertama dan menunjukkan kelemahan sistemik pada infrastruktur kelistrikan nasional.

Bukan Sekadar Gangguan Alam Biasa

Ibun menegaskan bahwa meskipun faktor alam sulit dihindari, perusahaan sebesar PLN seharusnya memiliki sistem cadangan dan mitigasi yang lebih matang. "Kalau memang karena faktor alam tentu sulit dihindari. Tapi yang menjadi perhatian kami adalah kesiapan PLN dalam menghadapi situasi seperti ini. Karena blackout bukan baru sekali terjadi," ujarnya.

Menurutnya, masyarakat Jambi dan Sumatera pada umumnya sudah terlalu sering mengalami pemadaman mendadak tanpa peringatan. Ia bahkan mencontohkan langkah antisipasi sederhana yang justru dilakukan warga, seperti menyediakan genset atau power bank, sementara PLN sebagai penyedia listrik utama belum menunjukkan sistem tanggap darurat yang memadai.

Dampak Meluas, Ekonomi Warga Tersendat

Pemadaman massal ini tidak hanya memadamkan lampu di rumah-rumah warga, tetapi juga melumpuhkan sektor pelayanan publik dan usaha kecil. Pedagang pasar, warung makan, hingga bengkel kecil di Jambi mengeluhkan kerugian akibat peralatan elektronik rusak dan stok bahan baku yang membusuk tanpa pendingin.

Belum ada data resmi mengenai total kerugian ekonomi dari peristiwa ini. Namun YLKI Jambi meminta PLN segera membuka posko pengaduan dan memberikan kompensasi yang layak kepada pelanggan yang terdampak langsung.

PLN Diminta Serius Benahi Sistem, Bukan Sekadar Klarifikasi

Ibun mendesak agar evaluasi tidak berhenti pada laporan internal PLN. Ia meminta keterlibatan pihak independen seperti Kementerian ESDM dan lembaga konsumen untuk mengaudit sistem transmasi dan distribusi listrik di Sumatera.

"Kami minta evaluasi total. Jangan sampai setiap kali ada blackout, yang keluar hanya klarifikasi dan janji. Masyarakat butuh jaminan bahwa listrik tidak akan padam seenaknya," tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, PLN masih melakukan investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti gangguan transmisi di Muara Bungo–Sungai Rumbai. Namun bagi warga Jambi, yang terpenting bukan sekadar penyebab, melainkan kepastian bahwa kejadian serupa tidak akan terulang.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top