Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Remaja 15 Tahun Hanyut di Sungai Batang Merangin, Arus Kuat Jadi Kendala

Penulis: Mukhtar Latif  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:20:07 WIB
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian remaja hilang terseret arus Sungai Batang Merangin.

MERANGIN — Tim SAR gabungan dari Pos SAR Bungo dan BPBD Merangin terus melakukan operasi pencarian terhadap Fakih (15), warga yang dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Batang Merangin. Insiden terjadi pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB saat korban mandi di sungai tersebut.

Arus sungai yang deras disebut menjadi penyebab utama korban tidak bisa menyelamatkan diri. Warga setempat sempat melakukan pencarian awal dengan peralatan seadanya, menyisir tepian sungai, namun hasilnya nihil. Korban akhirnya dinyatakan hilang tenggelam dan pencarian dilanjutkan oleh tim profesional.

Personel dan Peralatan yang Dikerahkan pada H2

Pada hari kedua pencarian, Sabtu (23/5/2026), sebanyak 7 personel Rescue Pos SAR Bungo dan 6 personel BPBD Merangin dikerahkan. Tim juga dibantu oleh warga setempat yang masih setia menyisir bantaran sungai. Mereka langsung memetakan titik-titik yang diduga menjadi lokasi terjadinya korban terbawa arus.

Proses evakuasi dilakukan dengan menyusuri aliran Sungai Batang Merangin menggunakan perahu karet. Kondisi medan yang berbukit dan arus yang masih cukup deras menjadi tantangan utama tim di lapangan.

Kronologi: Mandi Sore Berujung Hilang Terseret Arus

Berdasarkan laporan BPBD Merangin, kejadian bermula saat Fakih tengah mandi di Sungai Batang Merangin. Tanpa diduga, arus sungai yang kuat mendadak menyeret tubuh korban. Saksi mata di lokasi sempat berusaha menolong, namun korban langsung hilang dari pandangan.

Warga yang panik segera melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Bungo. Tim rescue langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi pada malam hari, namun pencarian baru bisa dimaksimalkan pada keesokan harinya karena kondisi gelap dan minim penerangan.

Imbauan bagi Warga Sekitar Aliran Sungai

Pihak BPBD Merangin mengimbau warga, khususnya anak-anak dan remaja, untuk tidak mandi atau berenang di sungai saat musim hujan. Volume air dan kecepatan arus Sungai Batang Merangin kerap berubah secara tiba-tiba, meningkatkan risiko kecelakaan serupa.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian dengan menyisir radius beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian. Belum ada tanda-tanda keberadaan korban ditemukan. (*)

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: aksesjambi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top