Pencarian

Lewati Jalur Berlumpur dan Hujan, Utusan Gubernur Jambi Tembus Perkebunan Kopi di Ketinggian 1.200 Mdpl Kerinci

Senin, 25 Mei 2026 • 11:53:05 WIB
Lewati Jalur Berlumpur dan Hujan, Utusan Gubernur Jambi Tembus Perkebunan Kopi di Ketinggian 1.200 Mdpl Kerinci
Utusan Gubernur Jambi menembus jalur berlumpur menuju kebun kopi robusta di ketinggian 1.200 mdpl Kerinci.

KERINCI — Medan terjal dan guyuran hujan tidak menyurutkan langkah rombongan pejabat yang hendak merayakan panen kopi di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Festival Panen Rayo Kopi Robusta di Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, berlangsung pada Sabtu (23/5/2026) dengan dihadiri langsung utusan Gubernur Jambi.

Ariansyah mengungkapkan, perjalanan menuju lokasi kebun milik Wawan, seorang petani kopi robusta setempat, menjadi tantangan tersendiri. "Kami membutuhkan waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda dua atau lebih dari satu jam dengan berjalan kaki menuju lokasi panen kopi. Jalannya cukup ekstrem karena kondisi hujan," ujarnya.

Bukan Sekadar Panen Tahunan

Festival ini lebih dari sekadar seremoni memetik buah kopi. Pemerintah Provinsi Jambi menjadikan momen ini sebagai penguatan komoditas kopi robusta lokal yang selama ini menjadi unggulan masyarakat Kerinci. Kehadiran Ariansyah menjadi simbol dukungan langsung dari Pemerintah Provinsi terhadap sektor pertanian berbasis masyarakat.

Rangkaian acara dimulai dengan penyambutan Tari Persembahan. Setelah perjalanan menembus kebun, rombongan yang terdiri dari Bupati dan Wakil Bupati Kerinci, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi melalui Deputi Robi Fathir, Kepala BPDAS Batanghari, serta unsur Forkopimcam Batang Merangin, makan siang bersama di tengah hamparan hijau pegunungan.

Menanam untuk Keberlanjutan Ekosistem

Usai menikmati panorama alam khas Kerinci, kegiatan dilanjutkan dengan panen kopi robusta dan penanaman tanaman sela. Alpukat jinger, pete, dan lamtoro ditanam di sela-sela kebun kopi sebagai upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian.

Ariansyah menilai semangat para petani kopi Tamiai patut diapresiasi. Menurutnya, kondisi geografis yang menantang tidak menjadi hambatan bagi masyarakat untuk terus mengembangkan komoditas unggulan daerah. Cita rasa khas kopi robusta Kerinci yang tumbuh di dataran tinggi menjadi nilai jual utama yang terus didorong pemerintah.

Potensi Ekonomi Kawasan Pegunungan

Desa Tamiai yang berada di Kecamatan Batang Merangin merupakan salah satu sentra produksi kopi robusta di Provinsi Jambi. Festival Panen Rayo menjadi momentum untuk mengenalkan potensi ekonomi kawasan pegunungan tersebut kepada publik yang lebih luas, sekaligus memperkuat sektor pertanian berbasis masyarakat.

Para kepala desa, komunitas pecinta kopi, dan petani kopi setempat turut hadir dalam festival tersebut. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia, diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani dan memperluas pasar kopi robusta Kerinci ke tingkat nasional.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks