Korban dilaporkan tenggelam pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB saat menaiki perahu penyeberangan di Sungai Batanghari. Arus sungai yang deras membuatnya langsung hilang dari permukaan air. Mendapat laporan dari BPBD Tebo, Pos SAR Bungo langsung mengerahkan personel rescue menempuh jarak 77,4 kilometer menuju lokasi kejadian.
Pencarian Hari Kedua: Dua SRU Dikerahkan Menyisir Sungai
Memasuki hari kedua pencarian, Minggu pagi pukul 07.00 WIB, tim SAR membagi operasi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim pertama dari Pos SAR Bungo menyisir sisi kiri sungai menggunakan perahu karet sejauh tiga kilometer ke arah hilir. Sementara tim kedua yang terdiri dari BPBD Tebo dan masyarakat menyisir sisi kanan sungai sejauh empat kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam atau Last Known Position (LKP).
Cuaca berawan tidak menyurutkan upaya pencarian. Pada pukul 10.35 WIB, korban akhirnya ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia. Jarak temunya hanya sekitar 200 meter dari titik awal korban jatuh, menunjukkan bahwa arus sungai tidak membawanya terlalu jauh namun cukup deras untuk menenggelamkan korban.
Sinergi Lima Unsur dalam Operasi SAR Tebo
Operasi SAR ini melibatkan lima personel Rescue Pos SAR Bungo, lima personel BPBD Tebo, dua personel Bhabinkamtibmas Polsek Sumay, satu personel Babinsa Koramil Sumay, serta masyarakat setempat. Setelah korban ditemukan, seluruh unsur melaksanakan briefing penutupan operasi pada pukul 11.00 WIB. Seluruh personel dikembalikan ke satuan masing-masing.
Jasad korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Keberhasilan operasi ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara BASARNAS, aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan musibah di wilayah Kabupaten Tebo.