JAMBI — Para pemburu logam mulia di dalam negeri mendapatkan momentum menarik hari ini. Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian, resmi menurunkan harga jual emas batangan dari tiga produsen utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24. Langkah ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk mengoleksi emas dengan harga yang jauh lebih murah dibanding hari sebelumnya.
Mengapa Harga Emas di Pegadaian Justru Turun Hari Ini?
Penurunan harga di tingkat ritel domestik ini terjadi akibat penyesuaian nilai tukar rupiah dan pergerakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) tenor 10 tahun yang mulai melandai dari level tertingginya sejak Januari 2025. Di pasar global, harga emas spot sebenarnya naik 1 persen ke level USD 4.532,72 per ounce atau setara Rp 72,52 juta per ounce dengan asumsi kurs Rp 16.000 per dolar AS.
"Kita telah melihat jeda dari peningkatan imbal hasil yang berkelanjutan. Akibatnya, kita telah melihat harga emas menguat dari titik terendah baru-baru ini," ujar David Meger, Direktur Perdagangan High Ridge Futures. Namun, jeda transmisi harga global ke pasar lokal membuat harga di outlet Pegadaian hari ini menjadi jauh lebih kompetitif.
Berapa Rincian Harga Emas Antam dan UBS Terbaru?
Emas cetakan UBS mengalami koreksi paling tajam sebesar Rp 48.000, membuat harganya kini bertengger di angka Rp 2.797.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.845.000. Sementara itu, emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kini dibanderol Rp 2.862.000 per gram, atau turun Rp 25.000 dari hari kemarin.
Bagi masyarakat yang mencari alternatif lain, produk dari anak usaha Pegadaian, Galeri24, juga merosot Rp 26.000 menjadi Rp 2.756.000 per gram. Pegadaian menyediakan berbagai variasi ukuran untuk memenuhi kebutuhan anggaran investor ritel, mulai dari pecahan terkecil 0,5 gram hingga ukuran jumbo 1 kilogram.
Bagaimana Prospek Investasi Logam Mulia ke Depan?
Arah pergerakan emas ke depan akan sangat bergantung pada tensi geopolitik Timur Tengah dan kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan konflik dengan Iran bisa mereda dengan cepat turut menekan harga minyak mentah Brent. Penurunan harga minyak ini meredakan kekhawatiran inflasi tinggi, yang biasanya memaksa bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi.
Saat ini, pelaku pasar memperkirakan ada peluang 89,6 persen bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan Juni 2026 mendatang. Karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga (non-yielding asset), kebijakan suku bunga tinggi AS biasanya akan terus menekan harga emas dalam jangka menengah.
Berapa harga emas Antam 1 gram terkecil hari ini di Pegadaian?
Harga emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian pada Kamis, 21 Mei 2026 adalah Rp 2.862.000, mengalami penurunan sebesar Rp 25.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Mengapa harga emas UBS turun lebih dalam dibanding emas Antam?
Penurunan emas UBS yang mencapai Rp 48.000 per gram disebabkan oleh perbedaan skema premium, biaya cetak, dan strategi penyesuaian harga harian masing-masing produsen terhadap pergerakan kurs rupiah.
Apakah aman membeli emas saat harganya sedang turun?
Membeli emas saat harga terkoreksi sering dimanfaatkan investor sebagai strategi "buy on weakness" untuk mendapatkan harga rata-rata yang lebih murah sebelum harga kembali naik dalam jangka panjang.