MUARA BUNGO — Gubernur Jambi Al Haris menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperbaiki taraf hidup tenaga pendidik di seluruh wilayah Jambi. Fokus utama kebijakan ini menyasar guru yang selama ini belum mendapatkan tunjangan sertifikasi agar tetap memperoleh penghasilan layak.
Pernyataan tersebut disampaikan Al Haris saat memimpin upacara gabungan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di halaman Kantor Bupati Bungo. Agenda ini dihadiri Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, serta Wali Kota Jambi Maulana.
Pelaksanaan upacara di tingkat daerah ini merupakan instruksi langsung gubernur guna memastikan semangat otonomi dan pendidikan terserap hingga ke level akar rumput. Ratusan ASN dan pelajar memadati lokasi upacara yang berlangsung khidmat sejak pagi hari.
Skema TPP dan Kenaikan Pendapatan Guru Belum Sertifikasi
Pemerintah Provinsi Jambi saat ini tengah mematangkan regulasi terkait pola penghasilan baru bagi para guru. Al Haris menyebutkan bahwa skema Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan menjadi instrumen utama untuk menyeimbangkan pendapatan guru yang belum tersertifikasi.
"Kita atur agar guru yang belum sertifikasi tetap mendapat penghasilan yang layak. Bahkan kita upayakan peningkatan pendapatan per jam, sehingga mereka bisa menerima penghasilan yang lebih baik setiap bulan," jelas Al Haris usai upacara.
Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru dalam membangun fondasi generasi masa depan. Gubernur menilai keberlanjutan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas pendidikan yang dikawal oleh tenaga pendidik yang sejahtera.
Sinergi Pemerintah Daerah Hadapi Ketidakpastian Global
Dalam membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Al Haris menekankan pentingnya penguatan sistem kelembagaan di daerah. Sinergi antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi menjadi kunci dalam mendukung program strategis nasional.
"Kita di daerah harus saling menguatkan, mengawal program-program yang ada agar daerah semakin maju, meskipun di tengah kondisi global yang tidak menentu," katanya.
Penguatan otonomi daerah diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, melainkan momentum untuk meningkatkan daya saing daerah. Al Haris meminta seluruh ASN di Jambi untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan publik yang optimal bagi masyarakat.
Apresiasi Prestasi Nasional Siswi SMKN 4 Kota Jambi
Momen peringatan ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi sebagai simbol keberhasilan pendidikan di Jambi. Gubernur menyerahkan penghargaan khusus kepada Bilqis Sakinah, siswi SMKN 4 Kota Jambi.
Bilqis berhasil mengharumkan nama Provinsi Jambi setelah meraih juara pada ajang lomba Tata Kecantikan atau Terapi Kecantikan tingkat nasional yang digelar di Yogyakarta. Prestasi ini dianggap sebagai bukti nyata bahwa kualitas pelajar daerah mampu bersaing di level tertinggi.
Pemerintah Provinsi Jambi berjanji akan terus memberikan ruang bagi pengembangan bakat dan kreativitas pelajar melalui berbagai program beasiswa dan dukungan fasilitas pendidikan yang lebih memadai di masa mendatang.