Joaquin/Fadia Pasangan Dadakan di Asian Games 2026, Siap Mati-matian

Penulis: Mukhtar Latif  •  Kamis, 10 September 2026 | 20:48:32 WIB
Pasangan ganda campuran Indonesia, Joaquin dan Fadia, berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta.

JAMBI — Keputusan PBSI memasangkan Joaquin dan Fadia diumumkan pada awal September melalui rilis daftar wakil Indonesia untuk cabang badminton Asian Games 2026. Federasi ingin memaksimalkan kuota peserta demi memenuhi target medali.

Indonesia mengirim 20 atlet badminton ke Jepang, dengan komposisi 10 putra dan 10 putri. Nomor individu dijadwalkan bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, pada 20-29 September 2026.

Fadia Sudah Familiar di Ganda Campuran

Bagi Fadia, sektor ganda campuran bukan wilayah asing. Ia pernah berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto di level junior, lalu dengan Dejan Ferdinansyah di level senior.

"Ini jadi kesempatan buat kami dengan tanggungjawab baru ini. Mudah-mudahan bisa maksimal dan bawa pulang medali," kata Fadia di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (10/9).

Fadia menilai duet barunya dengan Joaquin bisa memberi kejutan tersendiri bagi lawan-lawan di Asian Games.

"Mungkin ini akan bikin lawan kaget. Kami siap memaksimalkan kesempatan dan mati-matian lawan siapapun," ujarnya.

Joaquin Tinggalkan Nomor Ganda Putra

Joaquin juga pernah mencicipi ganda campuran saat tandem dengan Siti Sarah Azzahra. Namun atlet 21 tahun itu lebih dikenal lewat prestasi di ganda putra bersama Raymond Indra.

Keputusan pindah sektor di Asian Games 2026 diterimanya dengan antusias. Pelatih, kata Joaquin, hanya menitipkan satu pesan sederhana.

"Saya seantusias itu bisa ikut Asian Games dan akan memaksimalkan apa yang saya punya. Dari pelatih titip pesan yang penting main bagus," ucapnya.

Jadwal Persiapan Menuju Aichi

Rombongan wakil Indonesia untuk nomor individu rencananya berangkat ke Jepang pekan depan. Mereka akan menjalani latihan di Tokyo lebih dulu sebelum bertolak ke Nagoya.

Dengan waktu persiapan yang tersisa, adaptasi Joaquin dan Fadia sebagai pasangan baru menjadi pekerjaan rumah utama tim pelatih. Keduanya belum pernah tampil bersama di turnamen resmi level senior.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top