Danantara Targetkan Seluruh CEO BUMN Berasal dari Kader Internal pada 2028, Sistem SDM Terintegrasi Mulai Dibangun

Penulis: Ramli Ahmad  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 12:48:31 WIB

JAKARTA — Danantara, induk holding BUMN, resmi meluncurkan program transformasi SDM yang mewajibkan setiap CEO BUMN membangun kader internal sebagai penerus kepemimpinan. Target ambisius dicanangkan: mulai 2028, seluruh direktur dan CEO BUMN harus berasal dari talenta yang sudah dikembangkan di dalam perusahaan, bukan rekrutan eksternal.

COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyatakan, pembangunan talenta menjadi tanggung jawab utama setiap CEO. “Semua harus talent-talent yang kita develop. Itulah tanggung jawab kita sebagai seorang CEO,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Sistem Penilaian Tunggal untuk Hilangkan Preferensi

Untuk mewujudkan target tersebut, Danantara menerapkan Single Grading System dan Job Value. Dua alat ini menyelaraskan sistem penilaian serta pengelompokan jabatan di seluruh grup perusahaan. Setiap posisi nantinya akan diisi berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan hasil asesmen yang objektif.

Selain itu, Job Requirement dan Competency Matrix menjadi dasar penempatan talenta. Dengan cara ini, ruang bagi praktik penempatan berdasarkan unsur preferensi — seperti kedekatan personal atau politik — dihilangkan sama sekali.

Sekolah Khusus untuk 300 Talenta Unggulan BUMN

Sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan, Danantara membentuk Danantara Corporate University. Lembaga ini akan menjadi pusat pengembangan sekitar 300 talenta unggulan BUMN. Para peserta dibekali standar kompetensi, kepemimpinan, dan soft skills yang seragam untuk disiapkan menjadi calon pemimpin perusahaan di masa depan.

Dony menegaskan, transformasi BUMN tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kinerja saat ini, tetapi juga membangun fondasi keberlanjutan jangka panjang. “Yang membedakan sebetulnya seorang CEO dengan seorang manajer itu adalah komitmennya dia terhadap keberlanjutan daripada sebuah perusahaan,” katanya.

Dari Kinerja ke Keberlanjutan

Meski sejumlah BUMN sudah menunjukkan peningkatan kinerja, Dony mengingatkan bahwa keberhasilan itu harus ditopang oleh pembangunan SDM yang berkelanjutan. Tanpa kader yang matang, kata dia, transformasi hanya akan bersifat sementara. Sistem baru ini diharapkan menjadi fondasi bagi generasi pemimpin berikutnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan BUMN sebagai pilar ekonomi nasional.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top