Harga Oli Mesin di Bangko Melonjak Rp 15 Ribu-Rp 20 Ribu, Bengkel dan Konsumen Merangin Teriak Mahal

Penulis: Syafruddin Amir  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:36:01 WIB
Kenaikan harga oli mesin di Bangko mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per botol sejak sepekan terakhir.

BANGKO — Sejumlah bengkel motor dan mobil di Kota Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, mengeluhkan kelangkaan serta melonjaknya harga oli mesin sejak sepekan terakhir. Kenaikan mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per botol terjadi di tingkat agen, membuat para mekanik kesulitan mempertahankan harga lama untuk konsumen.

Harga Pertamina Enduro Tembus Rp 65 Ribu, Merek Lain Ikut Naik

Fery, pemilik bengkel di dusun Bangko deretan Kodim 04/20 Bangko, mengaku kesulitan mendapat stok oli, baik merek Pertamina maupun merek lain. Ia menyebut harga oli Pertamina Enduro 1 liter yang biasanya Rp 48 ribu kini tembus Rp 65 ribu di tingkat agen.

"Sudah beberapa hari ini oli Pertamina Enduro dan Mesran susah masuk. Kalau pun ada, harganya naik Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu per botol. Merek lain kayak Shell, Castrol, Yamalube juga ikut naik dan barangnya terbatas," kata Fery saat ditemui, Sabtu (30/5/2026).

Pelanggan Protes Tarif Ganti Oli Ikut Naik

Akibat kenaikan harga beli dari sales, Fery terpaksa menaikkan tarif ganti oli ke konsumen. Ia mengaku banyak pelanggan yang mengeluhkan mahalnya biaya servis kendaraan saat ini.

"Pelanggan banyak yang protes. Katanya kemahalan. Padahal kami juga beli mahal dari sales. Stoknya juga dijatah," ujarnya.

Pasokan Tidak Menentu, Antrean Ganti Oli Menumpuk

Keluhan serupa datang dari bengkel lain di Jalan Jenderal Sudirman Bangko. Selain harga naik, pasokan yang tidak menurut membuat antrean ganti oli menumpuk. Sejumlah pemilik bengkel menduga ada gangguan distribusi dari agen ke tingkat pengecer jelang akhir bulan.

"Kata sales, barang dari Jambi telat. Gudangnya kosong. Tapi nggak dijelasin kenapa," tambah Fery.

Belum Ada Keterangan Resmi dari Pertamina dan Disperindag

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina Patra Niaga Region Sumbagsel maupun Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Merangin terkait kelangkaan dan kenaikan harga oli di Bangko. Jika kondisi berlanjut, pemilik bengkel khawatir omzet mereka turun drastis karena konsumen menunda servis kendaraan.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: newslan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top