JAMBI — Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M menekankan bahwa setiap event olahraga memiliki efek berganda bagi perekonomian warga. "Ekonomi bergerak, UMKM hidup, sektor kuliner berkembang, fashion olahraga tumbuh, parkir meningkat, dan kunjungan dari luar daerah ikut bertambah," ujarnya saat membuka turnamen di Lapangan Padel Kalcer, Jalan H. Juanda, Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jambi.
Ketua panitia Aditya Hartanto melaporkan, partisipasi 157 pasangan ini melampaui ekspektasi untuk event perdana. Padahal, olahraga padel baru berkembang sekitar empat bulan di Kota Jambi. "Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi bukti bahwa padel mendapat tempat di hati masyarakat," katanya.
Turnamen bertajuk "Elevate Your Lifestyle" ini berlangsung 29 hingga 31 Mei 2026 dengan total hadiah Rp 65 juta yang didukung para sponsor. Pembukaan ditandai pemukulan bola pertama oleh Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Listia, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, serta perwakilan peserta.
Maulana berharap Wali Kota Padel Cup bisa menjadi agenda tahunan. Ia bahkan ingin seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jambi memiliki tim padel sendiri. "Ke depan saya ingin OPD juga punya tim padel sendiri. Kita ramaikan bersama, tentu tidak langsung diadu dengan atlet profesional," ujarnya disambut tawa peserta.
Selain pertandingan, event ini juga melibatkan 10 tenant UMKM yang menjajakan brand fashion olahraga, kuliner dan minuman, hingga layanan medical check-up. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas olahraga, dunia usaha, dan masyarakat ini diharapkan menghadirkan ruang olahraga modern yang sehat sekaligus produktif.
Di sela pembukaan, Maulana menyoroti persoalan sampah yang mencapai hampir 500 ton per hari di Kota Jambi. Menurutnya, pertumbuhan penduduk dan perubahan pola hidup menuntut sistem pengelolaan yang lebih modern. "Kita tidak bisa lagi mengandalkan TPS di pinggir jalan protokol," tegasnya.
Melalui Program Kampung Bahagia, Pemkot menyiapkan bentor pengangkut sampah dari rumah ke rumah menuju transfer depo. Maulana mengajak generasi muda mendukung perubahan budaya pengelolaan sampah. "Kalau kota bersih, orang datang nyaman, makan nyaman, tinggal nyaman. Ini tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.